Kenapa?

Aku bangun dari tidur,
ku baca satu pesanan.
ah,khabar sedih lagi,
sudah benci agaknya denganku?

Sakit ini belum reda,
otot dan ligamen semakin tegang,
oksigenku makin kurang,
otak pun semakin pusing.

Dengan tiada sedia,
aku fikirkan sesuatu,
sunyinya aku sekarang,
sempitnya ruang akal sekarang.

Kenapa harus berulang?
kenapa harus diulang?
kenapa seperti mudah?
walhal cukup membisakan jiwa.

Jangan takut,
tiada marah di sini,
cuma kecewa dan sesal,
aku akan sabar.

About insan normal

Insan normal yang hina,terhina,jarang sekali menghina dan benci penghinaan.
This entry was posted in Kawan Insan, Peribadi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s