Aku bangun dari tidur,
ku baca satu pesanan.
ah,khabar sedih lagi,
sudah benci agaknya denganku?
Sakit ini belum reda,
otot dan ligamen semakin tegang,
oksigenku makin kurang,
otak pun semakin pusing.
Dengan tiada sedia,
aku fikirkan sesuatu,
sunyinya aku sekarang,
sempitnya ruang akal sekarang.
Kenapa harus berulang?
kenapa harus diulang?
kenapa seperti mudah?
walhal cukup membisakan jiwa.
Jangan takut,
tiada marah di sini,
cuma kecewa dan sesal,
aku akan sabar.